Penyakitnya Autoimun menyerang organ tubuh yang penting, lambung, paru-paru, apalagi autoimun itu nggak ada obatnya.

Waspadai apabila kamu merasakan 9 gejala pada tubuh…

Penyakit autoimun bisa menyebabkan kondisi kesehatan serius, bahkan mengancam nyawa. Penyakit autoimun lebih tak jarang terjadi pada wanita daripada pria.

Diagnosis penyakit autoimun bisa sangat susah. Ini dikarenakan sebagian besar penderita tak hanya menderita satu gejala, melainkan berbagai gejala.

Semacam kakak dari bintang film wanita shiren sungkar serta zaskia sungkar, Fanny Bauty, bunda tiri dari Jamilah mengungkapkan apabila almarhumah meninggal dampak ketidak lebihan imun dalam tubuhnya.

“Penyakitnya autoimun menyerang organ tubuhnya, lambung, paru-paru, Ga ada imunnya lagi,” kata Fanny semacam yang dikutip dari dream.co.id.

“Namanya sakit dah lama. Apalagi autoimun itu nggak ada obatnya yah. Tergantung body-nya bisa menerima apa ga. Sampe kini belom ada obatnya,” katanya.
Dikutip dari liputan6.com, ada berbagai gejala penyakit autoimun yang paling umum. Berikut daftarnya:

1.Sakit perut alias gangguan pencernaan

Salah satu gejala penyakit autoimun yang paling umum merupakan pergerakan usus yang tak normal, semacam sembelit alias diare. Penyakit Crohn, penyakit seliaka, serta hipotiroidisme bisa terkait dengan gejala autoimun.

2.Peradangan

Sebagian besar radang tergolong gejala penyakit autoimun yang tak terlalu diperhatikan. Berbagai tanda yang lebih jelas, semacam gondok.

Gondok merupakan pembengkakan di leher dampak kelenjar tiroid yang membesar. Jenis pembengkakan lain, tidak hanya gondok bisa dianggap sebagai pertanda gejala autoimun.

3.Kulit Gatal serta Ruam

Kulit gatal alias ruam mungkin tak hanya memberi sinyal Kamu mempunyai alergi, semacam yang dipikirkan tak sedikit orang.

Tapi juga sistem kekebalan tubuh tak bekerja dengan baik, yang bisa menjadi pertanda adanya penyakit autoimun.

4.Pembengkakan kelenjar

Rheumatoid arthritis (peradangan kronis) ditandai dengan kelenjar getah bening bengkak. Gejala ini terkesan pada seseorang telah lama mengidap penyakit ini.

Lupus serta sarkoidosis juga bisa menyebabkan kelenjar getah bening membengkak.

5.Sensasi kesemutan

Apabila Kamu merasakan sensasi kesemutan di kaki, sebaiknya berangkat ke dokter. Kesemutan mungkin Kamu bisa saja terkena sindrom Guillain-Barre (penyakit autoimun langka).

Gejala lain dari GB tergolong detak jantung yang cepat, susah bernapas, serta kelumpuhan.

6.Perubahan warna kulit

Apabila Kamu tiba-tiba tersadar dengan warna kuning pada kulit serta tahap putih mata, itu pertanda gejala hepatitis autoimun. Gejala penyakit autoimun lain, yakni adanya bercak putih pada kulit, yang disebut vitiligo.

7.Alergi makanan

Gejala lain penyakit autoimun merupakan alergi makanan. Tak sedikit orang berpikir, alergi makanan bisa mudah ditangani dengan menggunakan pil antihistamin.

Alergi mungkin tak terkesan semacam ruam alias gatal. Sebagai gantinya, tubuh mungkin mulai mengalami pergerakan usus yang tak normal.

8.Demam yang terus menerus serta datang pergi

Berbagai penyakit autoimun dimulai dengan virus yang menyerang tubuh. Kamu mungkin mengalami demam yang terus menerus serta datang berangkat .

9.Kelelahan

Sistem kekebalan tubuh melemah pada orang yang mengalami penyakit autoimun. Oleh sebab itu, terus sakit, maka Kamu terus merasa lelah.

Apabila Kamu merasa rutin ingin tidur siang alias hampir tak bisa membuka mata di pagi hari dengan cara terus menerus, sebaiknya berkonsultasi kedokter. Kelelahan terus-menerus juga merupakan salah satu gejala penyakit autoimun.

Penyakit Autoimun Penyebab Kakak Shireen Sungkar Meninggal Dunia, Waspadai 9 Gejala Penyakit Mematikan Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *